Setelah Vakum Bertahun-tahun, Mahasiswa KKN Kelompok 30 UPNVJT Hidupkan Kembali Turnamen Voli Antar Dusun di Desa Pakel

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 30 UPNVJT menyelenggarakan turnamen bola voli antar dusun di Desa Pakel, menghidupkan kembali kegiatan yang telah vakum selama beberapa tahun terakhir. Program ini digagas sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, sekaligus upaya mempererat kembali kebersamaan warga lintas dusun yang lama tidak memiliki wadah untuk berkumpul dalam suasana kompetitif namun tetap kekeluargaan.

Turnamen ini mempertandingkan tim-tim perwakilan dari setiap dusun di Desa Pakel, dengan format pertandingan sistem gugur yang berlangsung selama 05 Agustus 2026 – 09 Agustus 2026. Mahasiswa KKN bertindak sebagai panitia penyelenggara, mulai dari menyusun jadwal pertandingan, menyiapkan lapangan, hingga memastikan jalannya turnamen berlangsung tertib dan meriah.

Antusiasme warga terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Lapangan voli dipadati penonton dari berbagai dusun yang datang memberikan dukungan kepada tim masing-masing, menghadirkan kembali semarak kompetisi antar dusun yang telah lama dirindukan warga Desa Pakel.

Melalui inisiatif ini, mahasiswa KKN berharap semangat gotong royong dan kebersamaan antarwarga dapat terus terjaga, sekaligus memberikan ruang positif bagi generasi muda desa untuk menyalurkan energi dan bakat olahraga mereka. Turnamen ini juga diharapkan dapat menginspirasi pemerintah desa dan warga untuk menjadikannya agenda rutin tahunan, bahkan setelah masa KKN berakhir.

Solusi Mandiri Pengolahan Sampah Organik, Mahasiswa KKN Kelompok 30 UPNVJT Mengadakan Sosialisasikan Cara Pembuatan dan Pemakaian Mixer Composter Drum kepada Warga Desa Pakel

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 30 UPNVJT menyelenggarakan sosialisasi dan pelatihan pembuatan serta penggunaan Mixer Composter Drum bagi warga Desa Pakel. Kegiatan ini digagas sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, sekaligus upaya nyata dalam memberikan solusi praktis terhadap pengolahan sampah organik rumah tangga.

Dalam kegiatan ini, tim mahasiswa terjun langsung menjadi pemateri untuk memaparkan materi secara komprehensif mengenai tata cara pembuatan alat Mixer Composter Drum menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat, serta menjelaskan langkah-langkah penggunaannya secara rinci agar mudah dipraktikkan oleh warga sehari-hari.

Program ini bertujuan untuk menjawab tantangan pengelolaan sampah organik rumah tangga yang selama ini sering kali menumpuk tanpa pengolahan yang memadai. Melalui sosialisasi ini, diharapkan warga tidak hanya memahami secara teori saja, tetapi juga mendapatkan kesempatan secara langsung untuk mencoba menggunakan alat Mixer Composter ini dengan memasukkan sampah organik ke dalam drum bersama-sama.

Selain praktik penggunaan, warga yang hadir juga mendapatkan edukasi mengenai manfaat kompos yang dihasilkan dari Mixer Composter Drum ini untuk kesuburan tanaman, sehingga sampah rumah tangga dapat dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai guna.

Pendekatan partisipatif ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran lingkungan sekaligus kemandirian warga dalam mengelola sampah secara mandiri di pekarangan rumah masing-masing.
Antusiasme warga terlihat sangat tinggi selama kegiatan berlangsung. Para warga juga tampak aktif bertanya seputar teknis pembuatan dan bergantian untuk mencoba menggunakan Mixer Composter Drum yang telah disiapkan oleh tim mahasiswa.

Melalui program ini, mahasiswa KKN berharap warga Desa Pakel dapat terus menerapkan pembuatan dan penggunaan Mixer Composter Drum secara berkelanjutan, sehingga kebersihan lingkungan desa semakin terjaga dan tercipta kemandirian dalam pengelolaan limbah organik rumah tangga.

Dukung UMKM Naik Kelas, Mahasiswa KKN Kelompok 30 UPNVJT Ajak Warga Desa Pakel Melek Ekonomi Kreatif dan Digital

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 30 UPNVJT menyelenggarakan sosialisasi ekonomi kreatif dan digitalisasi UMKM bagi warga Desa Pakel. Kegiatan ini digagas sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, sekaligus upaya mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di desa untuk lebih adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital.

Dalam kegiatan ini, panitia menghadirkan dua pemateri, yaitu Ibu Arivia Fikratuz Zaskia, S.E., M.Sc. dan Ibu Refiana Dwi Maghfiroh, S.M., M.M. Kehadiran kedua narasumber diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam kepada warga mengenai konsep ekonomi kreatif serta strategi digitalisasi usaha yang tepat guna.

Program ini hadir menjawab tantangan yang banyak dihadapi pelaku UMKM di desa, yaitu keterbatasan akses informasi dan keterampilan dalam memanfaatkan platform digital untuk mengembangkan usaha. Melalui sosialisasi ini, warga dikenalkan pada konsep ekonomi kreatif sebagai peluang untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal, mulai dari pengemasan (packaging) yang lebih menarik hingga strategi promosi yang lebih kreatif.

Selain itu, peserta juga dikenalkan pada berbagai cara digitalisasi usaha, seperti pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, pendaftaran ke platform marketplace, hingga penggunaan sistem pembayaran digital untuk mempermudah transaksi dengan pelanggan. Pendekatan ini diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk UMKM Desa Pakel, tidak hanya terbatas pada pasar lokal.

Antusiasme warga cukup tinggi selama kegiatan berlangsung, terutama dari pelaku usaha rumahan yang selama ini memasarkan produknya secara konvensional. Para peserta aktif berdiskusi dan bertanya langsung kepada kedua pemateri seputar penerapan strategi yang telah dipaparkan pada usaha masing-masing.

Melalui program ini, mahasiswa KKN berharap warga Desa Pakel dapat terus mengembangkan usahanya dengan memanfaatkan wawasan ekonomi kreatif dan teknologi digital yang telah dibagikan, sehingga mampu bersaing dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.

Kurangi Limbah Rumah Tangga, Mahasiswa KKN Kelompok 30 UPNVJT Ajak Warga Pakel Olah Minyak Jelantah Jadi Lilin

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) menyelenggarakan sosialisasi dan pelatihan pengolahan limbah minyak jelantah menjadi lilin bagi warga Desa Pakel, khususnya wilayah RW 1 hingga RW 3. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 21 hingga 23 Juli 2026.

Program ini digagas sebagai salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, sekaligus upaya mengedukasi warga tentang pengelolaan limbah rumah tangga yang selama ini kerap dibuang sembarangan dan berpotensi mencemari lingkungan. Minyak jelantah dipilih sebagai fokus program karena limbah ini dihasilkan hampir setiap rumah tangga namun jarang diolah kembali, padahal berpotensi disulap menjadi produk bernilai ekonomis.

Selama tiga hari pelaksanaan, warga RW 1-3 diajak mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari pemaparan materi tentang dampak pencemaran minyak jelantah terhadap lingkungan, teknik penyaringan dan pemurnian minyak, hingga praktik langsung pembuatan lilin dari bahan limbah tersebut. Para mahasiswa KKN mendampingi warga di setiap tahapan, mulai dari persiapan bahan hingga proses pencetakan lilin jadi.

Antusiasme warga terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung, dengan banyak peserta yang aktif bertanya dan mencoba praktik secara langsung. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberi solusi atas persoalan limbah rumah tangga, tetapi juga membuka peluang usaha rumahan baru bagi warga, khususnya ibu-ibu rumah tangga di lingkungan RW 1-3.

Melalui program ini, mahasiswa KKN berharap keterampilan pengolahan limbah minyak jelantah dapat terus dipraktikkan warga secara mandiri setelah masa KKN berakhir, sehingga manfaatnya berkelanjutan bagi lingkungan dan perekonomian warga Desa Pakel.

Pembukaan KKN Kelompok 30 UPNVJT Warnai Kantor Desa Pakel

Kantor Desa Pakel menjadi saksi pembukaan resmi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 30 dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur pada hari Selasa, 14 Juli 2026. Acara yang berlangsung di Ruang Kepala Desa ini dihadiri oleh Kepala Desa Pakel beserta jajaran perangkat desa, serta seluruh ketua RT dan RW se-Desa Pakel sebagai tamu undangan.

Dalam sambutannya, perwakilan mahasiswa KKN Kelompok 30 memaparkan tema besar yang akan diusung selama masa pengabdian, sekaligus memperkenalkan seluruh anggota kelompok kepada warga dan tokoh masyarakat yang hadir. Pemaparan tema ini menjadi bekal awal agar program yang dijalankan nantinya selaras dengan kebutuhan dan potensi Desa Pakel.

Selain pemaparan tema, mahasiswa juga menjelaskan rangkaian program kerja (proker) yang akan dilaksanakan selama periode KKN berlangsung. Berbagai proker tersebut dirancang untuk menyentuh berbagai bidang, mulai dari pemberdayaan masyarakat, pendidikan, hingga pembangunan desa, dengan harapan dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi warga.

Kehadiran seluruh ketua RT/RW dalam acara ini diharapkan dapat mempererat koordinasi antara mahasiswa KKN dan warga di masing-masing wilayah, sehingga pelaksanaan program kerja ke depan dapat berjalan lancar dengan dukungan penuh dari masyarakat Desa Pakel.